BerandaBeritaTim Universitas Mataram Dorong Penguatan Pendidikan di Kawasan Kepulauan Gili Indah Melalui...

Tim Universitas Mataram Dorong Penguatan Pendidikan di Kawasan Kepulauan Gili Indah Melalui Pendekatan PDIA

Lombok Utara, barbareto.com – Tim pengabdian sekaligus penelitian dari Universitas Mataram yang diketuai oleh Dr. Heri Hadi Saputra melaksanakan program pengabdian di wilayah kepulauan pariwisata Kabupaten Lombok Utara, tepatnya di Desa Gili Indah yang meliputi tiga pulau, yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Kegiatan ini mengangkat tema sosialisasi identifikasi masalah pendidikan dengan pendekatan Problem Driven Iterative Adaptation (PDIA).

Tim tersebut terdiri dari Dr. Heri Hadi Saputra sebagai ketua, dengan anggota Dr. Drs. HM Sudirman, Dr. Mansur Hakim, Abdul Kadir Jailani, Dr. H. Muhammad Makki, dan Moh. Noor Supandri.

Mereka berupaya memahami persoalan mendasar pendidikan di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis, sosial, dan ekonomi yang khas.

Berbagai tantangan dihadapi, mulai dari kondisi geografis yang terpisah, keterbatasan akses transportasi dan teknologi, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat yang beragam. Hal ini berdampak pada rendahnya kapasitas sekolah dalam mengidentifikasi permasalahan pendidikan secara sistematis, merumuskan solusi yang kontekstual, serta membangun sinergi antar sekolah.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim peneliti menggunakan metode pelaksanaan pengabdian secara bertahap, mulai dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, hingga evaluasi keberlanjutan.

Ketua tim penelitian, Dr. H. Heri Hadi Saputra, mengungkapkan bahwa persoalan mendasar yang ditemukan adalah belum tersedianya pemetaan persoalan pendidikan yang menyeluruh berdasarkan karakteristik wilayah kepulauan.

“Rendahnya literasi pemecahan persoalan pendidikan di wilayah pemangku kebijakan, itu juga salah satu masalah yang kami temukan,” kata Heri.

Adapun solusi yang ditawarkan meliputi penguatan literasi penyelesaian masalah pendidikan secara komprehensif, pelibatan kepala sekolah dalam menyelesaikan masalah, serta penguatan sinergi antar sekolah dengan masyarakat.

Setelah dilakukan penerapan dan penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode pendekatan PDIA berhasil meningkatkan pemahaman dan kapasitas pemangku kepentingan pendidikan di wilayah kepulauan. Program ini diharapkan menjadi model bagi pengembangan pendidikan di daerah terpencil dan kepulauan lainnya. (gok)

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Febriga Rifky adalah Pemimpin Redaksi Barbareto. Ia bertanggung jawab atas kebijakan redaksional, pengawasan isi pemberitaan, serta memastikan seluruh produk jurnalistik Barbareto memenuhi standar etika jurnalistik dan Pedoman Media Siber.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular