BerandaNTBLombok UtaraDemo Pembuatan Pupuk Organik Cair, KKN-PMD UNRAM Desa Medana Edukasi Masyarakat Olah...

Demo Pembuatan Pupuk Organik Cair, KKN-PMD UNRAM Desa Medana Edukasi Masyarakat Olah Limbah Kulit Kakao

Tanjung, barbareto.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram Kelompok Desa Medana menggelar demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan limbah kulit kakao dan sampah organik rumah tangga di Dusun Gol, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 26 peserta dari unsur Kelompok Tani, masyarakat, serta pemuda Dusun Gol ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk yang ramah lingkungan dan bernilai guna bagi sektor pertanian.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Kelompok KKN-PMD Universitas Mataram Desa Medana, dilanjutkan sosialisasi mengenai pengertian, manfaat, serta cara penggunaan Pupuk Organik Cair (POC). Peserta kemudian mengikuti demonstrasi pembuatan komposter sederhana menggunakan sistem ember bertumpuk, dilanjutkan praktik pembuatan larutan aktivator sebagai bahan utama proses fermentasi.

Pada sesi praktik, mahasiswa KKN memperagakan tahapan pembuatan Pupuk Organik Cair mulai dari penyusunan sampah organik dan limbah kulit kakao secara berlapis ke dalam komposter, hingga penyiraman setiap lapisan menggunakan larutan aktivator. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses tersebut dengan pendampingan mahasiswa.

Pemateri kegiatan, Amelia Riski Utari, mengatakan bahwa pemanfaatan limbah kulit kakao menjadi Pupuk Organik Cair merupakan solusi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengurangi limbah sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa membuat pupuk organik cair tidaklah sulit. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di sekitar, masyarakat dapat mengurangi limbah sekaligus menghasilkan pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Harapannya, masyarakat dapat menerapkan cara ini secara mandiri sehingga limbah organik, khususnya kulit kakao, dapat dimanfaatkan secara lebih optimal,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Ketua RT 04 Dusun Gol, Asmuri. Menurutnya, pelatihan yang diberikan memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik yang sebelumnya hanya dibuang.

“Terima kasih sudah mengajarkan kami. Jadi sampah organik tidak perlu dibuang lagi dan bisa dimanfaatkan menjadi pupuk. Semoga hasil pupuknya bagus dan bisa digunakan untuk tanaman masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram berharap masyarakat Desa Medana mampu mengolah limbah organik, khususnya limbah kulit kakao yang melimpah di wilayah tersebut, menjadi Pupuk Organik Cair secara mandiri. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, pemanfaatan limbah organik ini diharapkan dapat mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan serta meningkatkan nilai guna limbah di tingkat masyarakat.

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular