Gubernur Iqbal Puji Alumni Joglo Beradab

Mataram, barbareto.com – Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal memuji para Alumni yang pernah menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur saat menghadiri Halal Bihalal Alumni Jogja-Lombok (Joglo) 2026 yang berlokasi di Mataram, pada Minggu 12 April 2026.

Gubernur Iqbal menilai bahwa para Alumni Yogyakarta mempunyai karakter yang inklusif dan beradab terlebih dalam hal berpolitikan. Ia menilai bahwa kesnantunan berpolitik ada di dalam diri para Alumni.

“Ada satu nilai yang sangat terasa dari Jogja, yaitu kesantunan dalam berpolitik. Siapa pun yang pernah tinggal dan belajar di sana, pasti membawa nilai itu,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti kuatnya ikatan emosional di antara alumni Joglo yang terbangun dari pengalaman hidup bersama selama di Yogyakarta.

“Sesama alumni Joglo memiliki ikatan emosional yang kuat. Bahkan tanpa banyak komunikasi, sudah saling memahami. Ini merupakan bagian dari adab yang perlu terus dijaga,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi kontribusi alumni Joglo yang telah berkiprah di berbagai sektor, termasuk dalam mendukung pembangunan di Provinsi NTB dan Kota Mataram.

Gubernur berharap nilai kebersamaan dan pengalaman yang diperoleh selama di Yogyakarta dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Mudah-mudahan apa yang kita dapatkan di Jogja menjadi bekal untuk membangun daerah, serta memperkuat kebersamaan di NTB,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, serta dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Gubernur NTB Periode 2003-2008, Lalu Serinata, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Anggota DPR RI Fauzan Khalid, Rektor UIN Mataram Masnun Tahir, serta alumni dari berbagai angkatan. (gok)

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.
RELATED ARTICLES

Most Popular