Lombok Timur, barbareto.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur H. Haerul Warisin turut angkat bicara soal adanya tudingan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini atau LAZ sebelum terjerat hukum sempat melakukan lobi untuk menjadi Ketua DPD Gerindra.
H. Iron sapaan akrabnya, yang juga sebagai Bupati Lotim menegaskan mengenal Bupati Lobar tersebut sebagai sosok yang lincah dalam menjalin komunikasi dengan Kementerian dan Lembaga legislatif yang ada di Jakarta. Apa yang dilakukan LAZ ke Jakarta itu diyakini untuk berjuang membangun daerahnya.
H. Iron, meyakini bahwa Zaini tidak pernah berniat merebut posisi pimpinan partai Gerindra dari tangan orang-orang yang sudah ada sekarang.
Pernyataan H. Iron menanggapi pernyataan Muazzim Akbar yang menyebut LAZ telah beberapa kali menemui pimpinan DPP Gerindra, termasuk Ketua Harian DPP Sufmi Dasco Ahmad, untuk melobi posisi Ketua DPD Gerindra NTB.
Menurutnya, Bupati Lombok Barat itu diyakini sangat memahami arti pengkaderan dalam tubuh partai politik, sehingga tidak mungkin melakukan manuver seperti yang dituduhkan.
Lebih lanjut, H. Iron menjelaskan bahwa pertemuan LAZ dengan pejabat di kementerian atau lembaga semata-mata dalam rangka menjalin hubungan komunikasi untuk membangun daerahnya. “Tidak ada hubungannya dengan urusan partai,” tambahnya.
Pernyataan H. Iron ini senada dengan pernyataan Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Nauvar Furqany Farinduan alias Farin, yang sebelumnya juga menyatakan bahwa LAZ tidak pernah mengincar Gerindra.
Diketahui sebelumnya, Plt Ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar, belum memberikan tanggapan terkait klarifikasi dari DPC Gerindra Lotim tersebut. Sementara itu, kasus OTT yang menjerat LAZ masih dalam proses penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (*)

