Dugaan Oknum Bulog Lombok Timur Cawe-cawe dalam Kasus Beras SPHP Oplosan Disorot FKKM

Published:

BARBARETO.COM – Massa aksi yang tergabung dalam Forum Kajian dan Komunikasi Masyarakat (FKKM) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bulog Lombok Timur (Lotim), Senin (22/12).

Mereka menuding adanya keterlibatan oknum pimpinan Bulog dalam kasus dugaan pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dalam orasinya, massa mengkritik proses penegakan hukum terhadap kasus tersebut yang dianggap berjalan lamban.

FKKM menduga adanya praktik “main mata” antara oknum Bulog Lotim dengan aparat penegak hukum (APH).

Zaini, salah satu orator aksi, menyebut bahwa pihaknya menduga petinggi Bulog Lombok Timur terlibat dalam jaringan pengoplosan beras.

“Kami menduga ada cawe-cawe oknum Bulog Lombok Timur dalam sindikat kasus beras oplosan ini,” ujar Zaini di hadapan massa.

Menurutnya, dugaan praktik tersebut di poles melalui aturan internal yang di buat oleh pihak Bulog.

Massa juga menuding adanya pungutan liar serta permainan antara Bulog dan mitra kerja yang melampaui ketentuan, dengan mengatasnamakan pejabat tinggi di Kabupaten Lombok Timur.

Selain itu, FKKM menduga Bulog Lombok Timur terlibat dalam praktik perdagangan beras yang bersifat memaksa, yang bertentangan dengan slogan Bulog sebagai lembaga yang mengantar kebaikan bagi masyarakat.

“Jangan main-main. Beras ini dikonsumsi langsung oleh masyarakat,” tegas Zaini.

Kepala Cabang Bulog Lombok Timur Bantah Tuduhan

Menanggapi tuduhan tersebut, Kepala Cabang Bulog Lombok Timur, Supermansyah, membantah seluruh tudingan yang dilontarkan massa aksi. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan Bulog telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Saya pastikan tidak ada seperti yang dituduhkan. Semua kami jalankan sesuai SOP. Saya bantah semua tudingan tadi,” ujarnya.

Terkait tuntutan massa agar Bulog memberikan jawaban tertulis atas dugaan tersebut, Supermansyah menyatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bulog Pusat.

“Kami akan sharing dulu dengan pusat karena ini berkaitan dengan data,” pungkasnya.

Ikuti kami di channel whatsapp barbareto

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles