Menu MBG Bulan Puasa di Tetebatu Diprotes, Disebut Tidak Sesuai Harga

Published:

Lombok Timur, Barbareto – Gelombang kekecewaan bermunculan terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis selama bulan puasa Ramadhan 1447 Hijriyah. Bukannya kegembiraan menyambut bulan suci Ramadhan, melainkan protes dari orang tua murid, guru dan masyarakat terhadap menu MBG bulan puasa.

Terbaru, menu MBG bulan puasa di MTs Nurussalam Desa TeteBatu Kecamatan Sikur yang di unggah di media sosial viral dan menuai sorotan publik. Dalam postingan yang beredar, ditampilkan rincian menu hari ini lengkap dengan harga masing-masing item.

Menu yang dibagikan kepada siswa/santri dinilai tidak mencerminkan nilai anggaran yang digelontorkan Pemerintah. Pada gambar yang diunggah, tercantum menu berupa roti krim meses seharga Rp2.800, telur puyuh rebus Rp2.000, keripik tempe Rp1.000, serta jeruk kino Rp4.200.

Total nominal dari item yang ditampilkan menjadi perhatian warganet, yang kemudian mempertanyakan kesesuaian harga dengan kualitas serta anggaran program.

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun media sosial dan telah mendapatkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah komentar mempertanyakan transparansi anggaran, sementara sebagian lainnya meminta publik untuk menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Hingga saat ini, pihak penyelenggara MBG maupun SPPG setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan mark up harga ataupun rincian anggaran menu MBG bulan puasa yang beredar di media sosial tersebut.

Masyarakat berharap adanya penjelasan terbuka guna menghindari kesalahpahaman dan spekulasi yang berkembang. Transparansi dinilai penting agar program penyediaan makanan bagi siswa tetap berjalan dengan baik dan mendapat kepercayaan publik.

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles