Lombok Timur, barbareto.com – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 38 Lombok Timur menggelar kegiatan Open House bersama orang tua/wali siswa pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya sekolah dalam memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan sinergi dengan keluarga untuk mendukung pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pihak sekolah untuk memperkenalkan lingkungan pendidikan, menyampaikan program sekolah, serta membangun kesepahaman mengenai peran dan tanggung jawab sekolah maupun orang tua dalam mendampingi perkembangan peserta didik, baik dari aspek akademik, karakter, kedisiplinan, maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan asrama.
Kepala SRMA 38 Lombok Timur, Ahmad Apandi, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan, terutama dalam memberikan perhatian, motivasi, dan keteladanan kepada anak.
“Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga. Karena itu, melalui kegiatan Open House ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat kepercayaan orang tua terhadap proses pendidikan serta pendampingan yang dilaksanakan di SRMA 38 Lombok Timur,” kata Ahmad Apandi.
Ia menambahkan, keterlibatan orang tua sangat diperlukan agar perkembangan peserta didik dapat dipantau secara menyeluruh, termasuk dalam aspek akademik, perilaku, kedisiplinan, dan kehidupan sosial.
“Kami berharap orang tua dan pihak sekolah dapat terus berjalan beriringan. Dengan komunikasi yang baik, setiap tantangan yang dihadapi peserta didik dapat dicarikan solusi bersama sehingga anak-anak memperoleh pendampingan yang tepat untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Sebagai lembaga pendidikan berasrama, SRMA 38 Lombok Timur tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan potensi, pembiasaan hidup mandiri, serta penanaman nilai kedisiplinan dan kesetiakawanan sosial.
Melalui kegiatan Open House, orang tua/wali siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pola pendidikan dan pendampingan peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun asrama.
Komunikasi yang terbuka antara pihak sekolah, wali asuh, wali asrama, dan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Ahmad Apandi menjelaskan bahwa pendidikan karakter perlu dibangun melalui pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten, baik di sekolah, asrama, maupun lingkungan keluarga.
“Pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui penyampaian materi di dalam kelas. Anak-anak perlu dibiasakan untuk disiplin, bertanggung jawab, menghargai orang lain, hidup mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut akan lebih kuat apabila diterapkan secara konsisten di sekolah, asrama, dan keluarga,” ungkapnya.
Menurutnya, kesamaan pola pendampingan antara sekolah dan orang tua akan membantu peserta didik memahami pentingnya tata tertib, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
SRMA 38 Lombok Timur memandang orang tua/wali siswa sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan. Dukungan keluarga, komunikasi yang berkelanjutan, dan kepercayaan terhadap proses pendampingan di sekolah menjadi modal penting dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal.
Melalui sinergi tersebut, sekolah diharapkan dapat mengenali kebutuhan setiap peserta didik secara lebih menyeluruh, sehingga pendampingan dapat disesuaikan dengan perkembangan akademik, sosial, emosional, dan karakter masing-masing anak.
“Setiap peserta didik memiliki potensi, kebutuhan, dan proses perkembangan yang berbeda. Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan serta informasi dari orang tua agar pendampingan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensinya,” kata Ahmad Apandi.
Ia berharap kegiatan Open House dapat menjadi awal dari komunikasi yang lebih intensif dan berkelanjutan antara sekolah dan keluarga.
“Kami tidak ingin komunikasi antara sekolah dan orang tua hanya berlangsung ketika ada persoalan. Sebaliknya, komunikasi perlu dibangun sejak awal, sehingga perkembangan anak dapat dipantau bersama dan berbagai hal yang perlu diperbaiki bisa dibicarakan dengan baik,” lanjutnya.
Kegiatan Open House ini sejalan dengan visi SRMA 38 Lombok Timur, yaitu: “Mewujudkan lulusan yang berkarakter, kompeten, dan berjiwa kesetiakawanan sosial serta berwawasan global yang dilandasi oleh iman, ilmu, dan amal.”
Visi tersebut menjadi landasan dalam penyelenggaraan pendidikan yang mengintegrasikan penguatan karakter, kompetensi akademik, keterampilan hidup, nilai keagamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Ahmad Apandi menegaskan bahwa sekolah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki integritas, kemandirian, dan kepedulian sosial.
“Harapan kami, SRMA 38 Lombok Timur dapat menjadi tempat bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, jiwa kesetiakawanan sosial, dan wawasan global,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh orang tua/wali siswa untuk terus menjaga komunikasi dan membangun kerja sama yang positif demi mendukung keberhasilan pendidikan anak-anak.
“Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan meraih cita-cita mereka,” tutup Ahmad Apandi.
Melalui kegiatan Open House ini, SRMA 38 Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan keluarga, membangun budaya pendidikan yang kolaboratif dan humanis, serta menghadirkan layanan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul, mandiri, dan berkarakter.
Keluarga besar SRMA 38 Lombok Timur juga berharap berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses pendidikan, memperkuat karakter generasi muda, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terus memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam momentum tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Dalam momentum kegiatan Open House itu juga keluarga besar SRMA 38 Lombok Timur turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ucapan tersebut menjadi bentuk doa dan harapan agar Presiden senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
“Selamat ulang tahun kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam mengemban amanah untuk bangsa dan negara. Kami berharap Indonesia semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan generasi muda tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, kompeten, mandiri, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” demikian ucapan keluarga besar SRMA 38 Lombok Timur. (*)
