Polresta Mataram

Kisruh BPNT Kabid PSPFM Angkat Bicara Terkait Broadcast Yang Beredar

Lombok Timur-NTB. BARBARETO – Kisruh Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Lombok Timur belakangan ini terus terjadi. Belakangan ini adanya penyodoran perjanjian kerjasama (PKS) baru sempat menimbulkan kecemburuan diantara supplier. Supplier sempat mengeluhkan kondisinya yang merasa diganggu oleh kehadiran supplier baru.

Untuk meminimalisir kondisi tersebut, Dinas Sosial Lombok Timur membuat broadcast sebagai bentuk perhatian pemerintah. Hal itu dihajatkan untuk menekan para agen agar tidak membuat PKS baru.

Namun begitu, jika supplier tidak memenuhi ketentuan 6T, dipastikan pihak dinas akan mengambil sikap tegas. Tak tanggung-tanggung, Dinas akan mendorong agen agar segera memutus kerjasama dengan PKS tersebut.

“Kalau sudah melanggar 6T kita dorong agen untuk memutus kerjasama dengan PKS-nya,” tegas Kabid Fakir Miskin Dinas Sosial Lotim, Saefudin Zuhri, Selasa (3/11).

Sejauh ini, lanjutnya, belum ditemukan adanya supplier yang tidak memenuhi 6T.

Selain itu, Saefudin membantah tuduhan kongkalikong yang diduga terjadi antara suplaier dengan pihak dinas. Ia menilai pernyataan oknum tersebut terlalu mengada-ngada. Ia menyebut, pihak dinas justeru mendukung semua supplier.

“Tidak ada alasan untuk menyebut kita kongkalikong. Justru kita dukung semua suplaier,” ucapnya.

Ia berharap dengan dibentuknya broadcast tersebut kisruh BPNT dapat diminimalisir.

Open chat
%d blogger menyukai ini: