BerandaBeritaJadi Pendaftar Pertama di Desa Kembang Kuning, Saparwadi Komitmen Benahi Potensi Desa

Jadi Pendaftar Pertama di Desa Kembang Kuning, Saparwadi Komitmen Benahi Potensi Desa

Lombok Timur, barbareto.com – Bakal calon Kepala Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Saparwadi, resmi mendaftarkan diri pada kontestasi Pilkades Kembang Kuning periode 2027–2035. Pendaftaran dilakukan pada Rabu pagi, 21 Oktober 2026.

Kepada barbareto.com, Saparwadi menyampaikan sejumlah alasan dan program prioritas yang akan dijalankannya apabila dipercaya memimpin Desa Kembang Kuning. Fokus utama pencalonannya adalah pengembangan Desa Wisata Kembang Kuning yang selama ini menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat setempat.

“Desa Wisata Kembang Kuning merupakan tujuan wisata baik mancanegara maupun nasional. Ke depannya perlu kita tingkatkan, karena wisata merupakan salah satu yang mengangkat perekonomian masyarakat di Desa Kembang Kuning,” ujarnya. (21/20/2026)

Menurut Saparwadi, pembangunan pariwisata selama ini belum sepenuhnya diimbangi dengan pembangunan infrastruktur. Karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan program pembangunan yang berkelanjutan, tidak hanya pada satu tahap, melainkan menyeluruh mulai dari peningkatan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur jalan, hingga penginapan.

“Kembang Kuning sekarang sudah mendunia, baik di tingkat internasional maupun nasional. Oleh karena itu, itu harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur, baik SDM-nya, infrastruktur jalannya, penginapannya, dan semuanya,” tegasnya.

Selain sektor pariwisata, Saparwadi menyoroti tata kelola pemerintahan yang dinilainya sudah baik namun perlu terus ditingkatkan. Ia juga menekankan pentingnya tata kelola anggaran yang tepat sasaran, dengan memprioritaskan pos-pos anggaran yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Dia menilai anggaran desa yang bersumber dari pemerintah, sekitar Rp300 juta per tahun, tidak akan cukup untuk membangun Desa Kembang Kuning yang wilayahnya cukup besar. Karena itu, ia berencana menggandeng pihak ketiga, baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, maupun lembaga non-pemerintah (NGO), untuk mendukung pembangunan desa.

“Kita akan pakai dari pihak ketiga, baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, NGO, dan yang lain-lainnya. Itu akan kita gerakkan agar apa yang kita rencanakan untuk pembangunan di Desa Kembang Kuning ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Persoalan air bersih juga menjadi perhatian serius Saparwadi. Meskipun Kembang Kuning merupakan salah satu daerah penyangga mata air di Masbagik Selatan, masyarakat setempat masih mengalami kekurangan air akibat persoalan teknis dan tata kelola.

“Mungkin itu yang akan kita perbaiki ke depan. Kita akan lakukan tata kelola untuk air bersih bagi masyarakat di Desa Kembang Kuning,” katanya.

Di bidang sosial, Saparwadi menyoroti Masjid di depan Kantor Desa Kembang Kuning yang telah hampir 19 tahun belum selesai pembangunannya.

Maka jika diberi amanah, ia berkomitmen menggerakkan masyarakat secara bersama-sama untuk menyelesaikan pembangunan masjid. Ia juga mencatat saat ini hanya terdapat dua masjid di Desa Kembang Kuning dan berencana membangunnya dengan dukungan NGO serta pihak lain.

“Saya melihat masyarakat kita di sini banyak masih permasalahan. Ke depannya, kalau diizinkan jadi pelayan masyarakat di Desa Kembang Kuning, kami akan memberikan pengobatan gratis di Pustu kepada seluruh masyarakat Desa Kembang Kuning,” tambahnya.

Menurut rencananya, pemerintah desa akan bekerja sama dengan Pustu, dengan pihak desa menyiapkan infrastruktur dan obat-obatan, sementara Pustu memberikan pelayanan pengobatan gratis.

Saparwadi juga berkomitmen memberikan bantuan pendidikan bagi masyarakat yang sedang bersekolah maupun kuliah di perguruan tinggi, sebagai upaya mencerdaskan kehidupan generasi penerus.

“Saya maju ini selaras dengan program Bupati Lombok Timur, yaitu program Lombok Timur SMART, untuk Desa Kembang Kuning SMART,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Kembang Kuning, Rosmayadi, menyampaikan bahwa bakal calon kepala desa yang mendaftar akan terlebih dahulu menjalani tahap verifikasi pada 28 Oktober hingga 5 November 2026. Selanjutnya, penetapan calon kepala desa yang lolos verifikasi dijadwalkan pada 25 November 2026.

Rosmayadi merinci, Daftar Pemilih Sementara (DPS) Desa Kembang Kuning berjumlah 1.314 pemilih yang tersebar di enam dusun. Untuk memenuhi persyaratan 10 persen dari total pemilih, setiap bakal calon kepala desa wajib mengumpulkan sedikitnya 130 lebih KTP masyarakat sebagai syarat mutlak pencalonan. (gok)

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Febriga Rifky adalah Pemimpin Redaksi Barbareto. Ia bertanggung jawab atas kebijakan redaksional, pengawasan isi pemberitaan, serta memastikan seluruh produk jurnalistik Barbareto memenuhi standar etika jurnalistik dan Pedoman Media Siber.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular