Kanwil Kemenkumham Bali Jadi Narasumber PKM di Tenganan

Kanwil Kemenkumham Bali Jadi Narasumber PKM di Tenganan

BARBARETO.com | Potensi UMKM bisa berkembang hingga menjadi bisnis skala besar. Pelaku UMKM harus menyiapkan aspek penting yaitu pelindungan hukum atas hak kekayaan intelektual yang dimilikinya. Kekuatan 64 Juta UMKM di Indonesia bukan pada kekuatan modal tapi kreativitasnya, inilah yang harus dilindungi.

Untuk memberikan pemahaman terkait Kekayaan Intelektual secara khusus tentang Hak Indikasi Geografis, Staf Subbidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Kementerian Hukum dan HAM Bali (Kanwil Kemenkumham Bali) menjadi narasumber dan memberikan materi pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digagas oleh Universitas Warmadewa di Desa Tenganan, Karangasem pada Kamis (4/8).

Tema yang diangkat pada kegiatan tersebut yaitu “Optimalisasi Pemanfaatan Hak Indikasi Geografis sebagai Upaya Pelestarian Kain Tunun Gringsing”.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Bali Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Manggis

Kegiatan yang sekaligus sebagai pelaksanaan implementasi Perjanjian Kerjasama Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Warmadewa tersebut sudah ditandatangani pada tanggal 27 Juli 2018 oleh Rektor Universitas Warmadewa dan Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Hadir pada kesempatan tersebut yaitu masyarakat adat desa Tenganan, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Tunun Gringsing, Staf Subbidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkumham Bali, Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem, Dinas Perindustrian dan UKM Kabupaten Karangasem.

Disampaikan pentingnya perlindungan Indikasi Geografis serta pentingnya menjaga kulitas dan mutu dari Indikasi Geografis Tunun Gringsing yang sudah terdaftar dengan nomor ID-G000000046 pada tanggal 18 Juli 2016.

Serta pentingnya pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional yang ada di desa Tenganan yaitu EBT Mekare Kare dengan nomor pencatatan ID-EBT00202100005, sehingga disarankan untuk dapat mencatatkan kebudayaan dan tradisi lainnya yang ada di desa Tenganan, Karangasem.tra