Senin, Maret 4, 2024

Pembangunan Puskesmas Sakra Timur Segera Dimulai

Selong, barbareto.com – Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sakra Timur dalam waktu dekat segera di mulai pembangunannya.

Hal tersebut menyusul Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut tanggal 9 Agustus 2023 sudah melakukan tanda tangan kontrak. Yang di saksikan Tim Pendamping Penanganan Korupsi yang meliputi Inspektorat, Kejaksaan dan Kepolisian.

Demikian di utarakan PPK Pembangunan Puskesmas Sakra Timur tersebut, Khairul Munadi kepada Barbareto.com Kamis (10/08/2023).

“Untuk Puskesmas Sakra Timur, kemarin sudah di teken kontrak di dampingi tim Pendampingan,” jelasnya.

Besok, pihaknya di jadwalkan melakukan Pre Construction Meeting (PCM) untuk tahap awal pengadaan barang dan jasa. Di samping meminta rekanan untuk menjelaskan metode yang di gunakan untuk bekerja.

“Besok pukul 09:00 di jadwalkan untuk PCM terlebih dahulu untuk mengetahui metode yang di gunakan penyedia dalam pelaksanaan pembangunannya,” paparnya.

Lanjut Khairul, untuk mengantisipasi miss komunikasi pada tataran pelaksanaan pembangunan. Pihaknya akan melakukan sosialisasi dengan melibatkan Camat, Kepala Desa Beserta Tokoh Agama maupun Tokoh Masyarakat. Sehingga minggu depan dapat di lakukan groundbreaking (Peletakan batu pertama pertanda proyek mulai di lakukan, red ).

“Ini yang terpenting, setelah melakukan PCM Kami akan melakukan sosialisasi, tentunya untuk mengantisipasi permasalahan. Dengan melibatkan Camat Kepala Desa beserta tokoh Agama maupun masyarakat, sehingga minggu depan dapat di mulai peletakan Batu pertama,” ujarnya.

Menggunakan APBD Murni

Pembangunan Puskesmas Sakra Timur sendiri di lakukan dua tahap dengan pagu anggaran 4.808.830.000. Yang bersumber dari APBD murni dengan batas kontrak 145 hari Kalender.

“Sumber anggaran dari APBD murni tahun 2023 dengan kontrak 145 hari kalender,” imbuhnya.

Masih kata Khairul, titik tekan pada pelaksanaan pembangunan Puskesmas tersebut sebisa mungkin memanfaatkan masyarakat setempat terutama tukang konvensional dan buruh kasar. Namun yang sifatnya pabrikasi mungkin menggunakan tenaga ahli, terlebih tujuan pembangunan selain untuk meningkatkan layanan kesehatan juga sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Memang sejauh ini tidak ada titik tekan terhadap pemanfaatan masyarakat setempat dalam pembangunan, namun untuk buruh kasar maupun tukang menggunakan masyarakat setempat sebagai upaya peningkatan kesejahteraan,” paparnya.

Lebih jauh di jelaskan Khairul, untuk tahap awal hanya di bangunkan fisiknya saja, namun idealnya pembangunan infrastruktur Puskesmas sesuai Permenkes yang baru adalah 7,5 miliyar, karena semua PKM harus memiliki tipe yang sama agar ketika peralihan status tidak terkendala.

Namun karena keterbatasan anggaran pada tahap dua akan di lengkapi dengan alat beserta Sumber Daya Manusia ( SDM ), sehingga tahun depan mulai beroperasi.

“Idealnya pembangunan PKM sesuai Permenkes yang baru itu 7,5. Namun karena PKM Sakra Timur ini di lakukan dua tahap maka tahun depan bisa beroperasi,” pungkasnya.

Follow kami di Google News

Baca juga :
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments