Rintun Bicara Kasus Pertambangan Sekotong hingga Singgung Pengelolaan Wisata Belum Maksimal

Published:

Lombok Barat – Calon Bupati Lombok Barat nomor 01, Nauvar Furqony Farinduan, turut berkomentar terkait kasus pertambangan di Sekotong yang kini mash jadi perbincangan.

Menurut Farin, dirinya akan kooperatif mendukung penindakan apapun yang sifatnya ilegal.

“Pertambangan ini ranah Provinsi dan Nasional. Tentu kami di Kabupaten akan selalu kooperatif mendukung apapun yg sifatnya ilegal,” kata Farin saat debat kedua Pilkada Lombok Barat, semalam.

Baca Juga :  Cafe R Diduga Milik Anggota Polri, Ngaku "Kebal" dari Sasaran Polisi

Lanjut Farin, untuk izin tambang rakyat, dirinya juga akan menyerahkannya kepada Provinsi.

“Sementara izin-izin untuk tambang rakyat kami serahkan kewenangan ke Provinsi,” tuturnya.

Lebih jauh kata dia, urusan pertambangan ini jangan sampai ada yang mengganggu blue ekonomi atau kelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

Baca Juga :  Brimob Polda NTB Bersihkan Puing Banjir Mataram di Lingkungan Pamotan

“Tambang bukan kewenangan Kabupaten. Berbicara tambang kita bicara dampak lingkungan, postur topografi wilayah kita,” jelasnya.

Di sisi lain kata dia, potensi pariwisata di Sekotong juga belum dimaksimalkan sampai hari ini.

“Apalagi Sekotong itu cantik daerah wisatanya. Dan ini belum kita maksimalkan,” pungkasnya.

Mugni Ilma
Mugni Ilma
Mugni Ilma adalah jurnalis Barbareto yang meliput isu pemerintahan, hukum, politik, ekonomi dan peristiwa daerah di Nusa Tenggara Barat. Ia aktif melakukan peliputan lapangan dan penulisan berita berbasis fakta dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan verifikasi sumber sesuai Pedoman Media Siber.

Related articles

Recent articles