BerandaBeritaPangdam XXIV/MT Bersama Tujuh Marga Gelar Ritual Adat Pembangunan Makodam, Perkuat Persaudaraan...

Pangdam XXIV/MT Bersama Tujuh Marga Gelar Ritual Adat Pembangunan Makodam, Perkuat Persaudaraan dengan Masyarakat Marind

Merauke, barbareto.com – Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, bersama masyarakat adat dari tujuh marga menggelar ritual adat mengawali pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXIV/MT di Kampung Urumb, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Senin (26/10/2026).

Prosesi sakral masyarakat Marind ini menjadi wujud penghormatan terhadap tanah leluhur, sekaligus simbol doa, restu, dan persaudaraan antara TNI dan masyarakat adat Papua Selatan.

Ritual adat melibatkan tujuh marga dari Kampung Urumb, Waninggap Nanggo, dan Matara. Prosesi diawali doa oleh Pastor Andy, Pastor Paroki wilayah Distrik Semangga, kemudian dilanjutkan ritual adat oleh para ketua adat yang ditandai dengan penyembelihan enam ekor babi sesuai tradisi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa pembangunan Makodam bukan sekadar mendirikan gedung dan markas militer, melainkan membangun amanah, kepercayaan, dan kemitraan bersama masyarakat Papua Selatan.

Pangdam juga menekankan pentingnya menghormati adat istiadat, kearifan lokal, serta hak dan martabat masyarakat Kampung Urumb sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan tersebut. Menurutnya, TNI hadir bukan untuk menjauh dari masyarakat, melainkan menjadi bagian dari masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun harapan dan masa depan bersama.

Pangdam berharap kehadiran Kodam XXIV/MT dapat memberikan manfaat bagi keamanan, kesejahteraan, dan kemajuan Papua Selatan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya setempat. Ia pun menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para tokoh adat serta masyarakat Kampung Urumb atas penerimaan, doa, dan dukungan yang diberikan.

“Tanah dihormati, adat dijunjung, masyarakat dirangkul, dan persaudaraan kita jaga,” demikian pesan yang menegaskan komitmen kebersamaan TNI dan masyarakat adat dalam pembangunan Makodam XXIV/MT.

Selain memperkuat hubungan dengan masyarakat adat, Pangdam juga menaruh perhatian pada masa depan generasi muda Orang Asli Papua (OAP). Generasi muda yang bercita-cita menjadi prajurit diharapkan memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri dan mengabdi kepada bangsa dan negara. Komitmen tersebut turut didukung melalui pembangunan SMA Kartika yang diprioritaskan bagi anak-anak OAP sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan di Papua Selatan.

Kepala Kampung Urumb, Yohanis Yandi Gebze, menyampaikan bahwa masyarakat telah melalui proses panjang dalam pembebasan tanah untuk pembangunan Makodam XXIV/MT. Ia berharap kehadiran markas komando tersebut membawa manfaat nyata bagi kampung-kampung sekitar serta membuka peluang bagi generasi muda setempat.

Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, menyambut baik pembangunan Makodam XXIV/MT di Papua Selatan. Ritual adat ini dinilainya menjadi momentum penting untuk memanjatkan doa dan memberikan restu, sekaligus menjaga keharmonisan hubungan antara TNI dan masyarakat adat yang memiliki ikatan historis dengan tanah tersebut.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kasdam XXIV/MT Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto,Irdam XXIV/MT Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, M.I.P, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim dan Wadan Kodaeral XI Laksamana Pertama TNI Wawan Trisatya Atmaja, Para PJU Kodam XXIV/MT bersama unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Melalui ritual adat ini, pembangunan Makodam XXIV/MT diharapkan tidak hanya menjadi tonggak penguatan pertahanan di Papua Selatan, tetapi juga simbol persaudaraan, penghormatan terhadap adat, dan komitmen bersama untuk mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan sejahtera. (red)

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Febriga Rifky adalah Pemimpin Redaksi Barbareto. Ia bertanggung jawab atas kebijakan redaksional, pengawasan isi pemberitaan, serta memastikan seluruh produk jurnalistik Barbareto memenuhi standar etika jurnalistik dan Pedoman Media Siber.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular