Senin, Februari 26, 2024

Camat Lenek Buka Kegiatan Vaksinasi Untuk Nakes

Lombok Timur-NTB. BARBARETO – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Lenek hari ini Rabu 3 Februari 2021 lakukan vaksinasi. Tujuan dari vaksin itu ialah untuk menjaga imunitas tubuh di masa pandemi Covid-19. Sehingga masyarakat di himbau tidak perlu takut dengan adanya vaksinasi tersebut. Pelaksanaan Vaksinasi di Puseksmas Lenek dihadiri Camat Lenek, Kapolsek Aikmel, Danramil serta beberapa dari unsur lainnya.

“Mari kita sama-sama sukseskan vaksinasi ini. Karena bertujuan untuk kemaslahatan bersama,” ucap Supriyadi, Camat Lenek ketika membuka kegiatan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Lenek, Pada 3 Februari 2021.

Sementara itu Kepala Puskesmas Lenek, H. Multazam ditempat yg sama mengakui bahwa sebagian masyarakat masih takut melakukan vaksin, dikarenakan adanya berita yg belum jelas asal usulnya. Selain itu, masyarakat juga belum mengetahui tujuan vaksin itu. Hal lainnya juga di karenakan phobia terhadap jarum suntik.

Vaksin tahap pertama itu nantinya akan menargetkan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja di Puskesmas Lenek. Sementara itu untuk jumlah Nakes yang di Vaksin hari ini sebanyak 15 orang, dari total jumlah Nakes yg dapat Vaksinasi di Puskesmas Lenek sebanyak 89 orang.

“Kita mendapatkan 154 vial. Sementara untuk Nakes kita yang di vaksin sebanyak 89 orang. Untuk hari ini saja 15 orang, dan kita akan coba untuk besok sebanyak 20 orang”, paparnya.

Antara jumlah vaksin yang di terima oleh Puskesmas Lenek Jika di bandingkan dengan Nakes yang di Vaksin. Menurut Multazam, itu sudah mencukupi. Sebab kemungkinan juga ada dari Nakes yang tidak memenuhi syarat untuk di vaksin.

Mengingat nanti sebelum Nakes menerima vaksin. Terlebih dahulu di skrining yang bertujuan untuk mengkroscek kesiapan tubuh. Karena kalau tubuh tidak siap untuk di vaksin. Maka tidak di perbolehkan melakukan vaksinasi.

Bahkan bukan sembarang orang yang menerima vaksin. Ada syarat tertentu yang harus di penuhi. Seperti usia tidak boleh di atas 60 tahun, sebelumnya tidak pernah terpapar Covid-19. Dan tidak mempunyai riwayat penyakit bawaan. Sementara untuk dirinya yg seharusnya mendapat Vaksin hari ini. Tidak bisa di lakukan vaksinasi di karenakan tidak lolos skrining.

“Hari ini saya harusnya mendapat Vaksinasi, namun karena tidak lolos skrining kemungkinan akan menyusul besok”, tambahnya.

Abdul qadir jaelani menjadi Tenaga Kesehatan (Nakes) pertama yg mendapar Vaksinasi yg lolos skrining. Dirinya mengakui, Proses Vaksinasi ini ia jalani sesuai aturan. Mulai dari proses pendaftaran, di lanjutkan Skrining Berikut Vaksinasi dan terahir Observasi.

“Alhamdulillah saya mendapat Vaksinasi pertama dan menjadi orang yg pertama di Vaksin, tidak ada efek samping yg saya rasain. Hanya pegal-pegal di bagian bekas suntikan itu”, katanya.

Proses vaksin tersebut nantinya akan berlanjut pada tahap kedua. Yaitu setelah 14 hari dari vaksin pertama barulah kemudian akan di lakukan vaksin kedua.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments