Sabtu, September 30, 2023

Depresi Gagal Panen, Burhanudin Tenggak Racun Serangga

Dompu-NTB. BARBARETO – Seorang warga Dusun Tompo, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu bernama Burhanudin (36 tahun) memilih akhiri hidupnya dengan menenggak racun serangga lantaran sangat stress kala melihat tanaman jagung di ladangnya terus digerogoti hama tikus dan babi.

Kisah tragis itu bermula pada Sabtu (13/02/21), sekitar pukul 16.30 wita, di Dusun Tompo bawah, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat. Korban bersama isterinya Maryam (34 tahun) tengah duduk di pondok yang berada di ladang jagungnya usai mengontrol sekeliling areal jagung dan mengetahui bahwa tanaman jagungnya banyak rusak dimakan oleh tikus dan babi, kemudian korban mengeluhkan hal itu pada isterinya dan berkata “Saya tidak sanggup lagi bertani jagung dan lebih baik saya mati saja”. Selanjutnya Maryam, sang istri, berusaha menenangkan suaminya.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia Mulai Membaik Dari Beberapa Sisi

Tak disangka oleh Maryam, saat membicarakan persoalan tersebut, rupanya korban seraya menenggak racun serangga jenis insektisida Dupont Lannate yang di campur dengan racun ulat merk Sidametrin. Saat Maryam membalikan badannya, ia melihat sang suami sudah pingsan dan terlentang.

Maryam yang panik langsung berteriak dan meminta pertolongan warga setempat. Sahrul dan Lukman yang mendengar adanya teriakan meminta tolong, langsung berlari menuju sumber suara.

Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sahrul dan Lukman langsung membantu menggotong korban menuju jalan raya berjarak kurang lebih 500 meter. Tiba dipinggir jalan, korban dinaikan ke mobil Pick Up yang kebetulan lewat saat itu dan segera dibawa menuju Puskesmas Kempo.

Baca Juga :  Momen HUT TNI Ke-76 Gelar Baksos Donor Darah dan Tuntaskan Pilot Project Pompa Hidram

Naas bagi Maryam, di tengah perjalanan nyawa suaminya tidak tertolong. Korban selanjutnya dibawa ke rumah orang tuanya, Syamsuddin di Dusun Baru, Desa Ta’a, Kecamatan Kempo.

Mengetahui info tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Kempo, IPTU Zuharis bersama anggotanya langsung mendatangi rumah duka dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.

Pada kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menasehati untuk menerima takdir ALLAH SWT dan jangan sampai terjadi hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihak keluarga menerima dan ikhlas atas kejadian ini sebagai sebuah musibah, pihak keluarga juga menjelaskan bahwa korban disinyalir tertekan dengan masalah yang dialaminya, termasuk memikirkan utang yang dipakainya sebagai modal menanam jagung. (IBN)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments