Senin, Februari 26, 2024

Dikeluhkan Warga, Truck Wara Wiri Pengangkut Tanah Timbulkan Debu dan Jalan Kotor

Dikeluhkan Warga, Truck Wara Wiri Pengangkut Tanah Timbulkan Debu dan Jalan Kotor

barbareto.com l Ubud – Aktivitas truk pengangkut tanah yang wara wiri di banjar Gelogor desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar menimbulkan masalah, yaitu jalan berdebu. Tak pelak ini mematik keserahan warga akibat debu tadi, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini.

Aktivitas pengangkutan tanah bekas galian yang ada di pinggir sungai Pangkung, Lodtunduh Gianyar tersebut sudah dimulai sejak 7 Mei 2021. Seperti yang di jelaskan oleh Kelian Dinas Banjar Gelogor, Kadek Haryono, di Kantor Perbekel Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Senin, (31/5/2021).

“Iya aktivitas sudah mulai dari tanggal 7 Mei 2021 lalu, dan kami selaku aparat desa paling bawah malah tidak pernah di beritahu,” terang Kadek Haryono, terkait aktivitas tersebut.

Dan hal senada juga di ungkapkan oleh Perbekel Desa Lodtunduh, I Wayan Gunawan malah tidak tahu pasti kegiatan yang ada dilokasi, pasalnya dari pemilik tanah maupun pekerja dilapangan tidak ada pemberitahuan ke pihak desa maupun melaporkan kegiatan mereka.

“Kami juga tidak tahu pasti kegiatan dilapangan, karena tidak ada komunikasi dengan kami pihak desa, dan ini sudah kami laporkan ke pihak Satpol PP agar ada tindak lanjut,” jelas Gunawan.

Dijelaskan oleh I Wayan Gunawan, pihaknya sudah melaporkan pengerukan tersebut ke pihak Satpol PP Kabupaten Gianyar per tanggal 14 Mei 2021 lalu. Hal ini untuk menindak lanjuti keluhan masyarakat akibat imbas debu yang di timbulkan oleh truk pengangkut tanah yang lalu di jalan desa.

Yang sangat disayangkan oleh Perbekel Desa Lodtunduh, kegiatan yang ada di wilayahnya tidak ada yang melapor ke pihak desa, padahal lokasi kegiatan ada di wilayah Desa Lodtunduh.

“Kalau bapak mau tahu lebih banyak, silahkan hubungi Jero Bendesa Adatnya, karena dia yang tahu banyak tentang aktivitas dilapangan,” tegas Perbekel Ludtunduh I Wayan Gunawan.

Dihubungi terpisah melalui hand Phone, Jero Bendesa Adat Banjar Gelogor, I Wayan Sudana menjelaskan jika pihak pemilik lahan sudah melakukan komunikasi dengan pihaknya.

“Pihak pemilik lahan sudah melalukan komunikasi dengan kami, dan tyang (saya,red) juga sudah menjelaskan ke pemilik, jika ada masalah nantinya silahkan di komunikasikan,” jelasnya melalui hubungan hand phone.

Atas kondisi yang terjadi di desa Lohtunduh, di konfirmasi terpisah Kasat Satpol PP Kabupaten Gianyar Made Watha menjelaskan jika sudah melakukan koordinasi dengan aparat terkait, baik desa maupun Babinsa .

“Saat di infokan oleh pak Pebekel, bahwa tanah itu milik pribadinya dan kami sudah menyarankan pada yang bersangkutan untuk sama-sama bisa menjaga kebersihan/keindahan sehingga yang bersangkutan, kita sarankan untuk melakukan penyemprotan pada sepanjang jalur yang di lalu saat pengangkutan tanah, anggota kita sudah dapat mengecek ke lokasi dengan bimas & babinsa setempat,” terang Watha. (anas).

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments