Senin, Februari 26, 2024

TGB Sebut Israel Tak Pantas Mengklaim Hak Tanah di Palestina

Mataram-NTB. barbareto.com – Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi, MA menjelaskan, Negara Israel seharusnya tidak pantas mengklaim hak tanah di Negara Palestina.

Sebagaimana yang diketahui, bahwa selama ini alasan dari Zionis Israel ingin merebut Palestina yaitu karena mengklaim adanya hak tanah dari keturunan Nabi Ibrahim yang dijanjikan dalam Kitab Taurat.

Namun kenyataanya Zionis Israel hanya memanfaatkan beberapa kutipan ayat di dalam Kitab Taurat, yang kemudian digunakan untuk merebut tanah Palestina.

“Dan aku akan berikan kepada keturunanmu wahai Ibrahim tanah yang dijanjikan, antara nil dan furat,” kutipan ayat dalam Kitab Taurat yang dimanfaatkan oleh Zionis Israel ketika disebutkan oleh TGB pada kajian di Masjid Hubbul Wathan kemarin. (16/5/21)

Akan tetapi, menurutnya jika ditelisik lebih dalam lagi siapakah yang pantas dikatakan keturunan Nabi Ibrahim dalam hal ini ?.

TGB menuturkan, keturunan Nabi Ibrahim mencakup dua generasi yakni Nabi Ismail yang menurunkan orang arab, dan Nabi Ishaq yang menurunkan orang yahudi.

“Keturunan yang mewarisi ayahnya adalah tidak hanya yang punya hubungan biologis, tapi juga mewarisi ajaran ayahnya,” tegas mantan Gubernur NTB dua priode tersebut.

Faktanya, kata TGB selama ini orang-orang yahudi sama sekali tidak mewarisi ajaran-ajaran dari Nabi Ibrahim. Seperti mereka selalu ingkar janji kepada Allah SWT, kufur kepada Allah SWT, membunuh para Nabi dan Rasul, dan mereka juga yang telah menciptakan perekonomian dengan konsep riba.

“Jadi walaupun mereka secara nasab mempunyai hubungan dengan Nabi Ibrahim, tapi dengan meninggalkan ajaran Nabi Ibrahim. Tahudinya ditinggalkan, tuntunan-tuntunannya ditinggalkan, yang dilarang banyak dikerjakan. Dan itu banyak sekali dalam Al-Qur’an,” paparnya.

Maka dari itulah, menurutnya kaum yahudi saat ini tidak pantas mengatakan dirinya merupakan keturunan dari Nabi Ibrahim.

“Tak pantas kemudian Dia mengatakan ini janji dari Allah dulu kepada Ibrahim, bahwa anak cucunya akan tinggal disini (Palestina – red). Nggk pantes, kenapa ?. Karena mereka sudah fiwal atau bahasa kita tu mereka sudah menyimpang,” pungkasnya. (gok)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments