More

    Perpustakaan Modern Lombok Timur Segera Terealisasi

    Lombok Timur – Perpustakaan sebagai gudang ilmu pengetahuan harus bertransformasi menjadi sarana wisata edukasi yang menyenangkan bagi semua kalangan.

    Hal itu penting untuk menarik minat masyarakat untuk berkunjung sekaligus meningkatkan minat membaca.

    Harapan masyarakat Lombok Timur tersebut nampaknya sebentar lagi akan terealisasi. Mengingat saat ini perpustakaan modern tiga lantai dengan fasilitas yang lengkap, bersih, nyaman, ramah bagi anak dan penyandang disabilitas tengah dikebut pembangunannya.

    Demikian ujar Khairul Munady selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Proyek tersebut.

    “Untuk lantai satu di rancang untuk ruang baca anak, lantai dua untuk ruang baca umum. Dan lantai tiga akan ada cafetaria yang lengkap dengan wifi serta menjadi tempat khusus bagi penyandang disabilitas,”jelasnya, Rabu (10/7/2024).

    Agar menjadi tempat baca yang ramah terhadap anak dan kaum difabel, perpustakaan tersebut juga akan ada lift, agar lebih memudahkan bagi pengunjung dengan kebutuhan khusus penyandang disabilitas.

    Harapannya, nantinya perpustakaan tersebut akan menjadi ikon Lombok Timur sebagai simbol bahwa masyarakatnya adalah orang-orang yang gemar membaca.

    Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), karena perpustakaan memiliki peran vital dalam menyajikan pengetahuan kepada masyarakat.

    “Perpustakaan ini harus menjadi pelangi pengetahuan bagi masyarakat. Syaratnya ya harus gemar membaca. Nah dengan bangunan yang bagus serta fasilitas yang lengkap, harapannya masyarakat akan tertarik untuk datang,” ungkapnya.

    Pengerjaan Proyek Perpustakaan

    Saat ini pengerjaan proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp. 10 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu sudah mulai berjalan dengan progres yang cukup baik, yakni pada posisi 18 persen per minggu ini.

    Jika menghitung sejak mulai pada 2 Mei lalu dan akan berakhir pada 27 November 2024 sesuai dengan time schedule yang tertuang dalam kontrak kerja selama 7 bulan atau 270 hari kalender, itu artinya progresnya mengalami deviasi positif (melebihi target) sebanyak 1 persen.

    Khairul meyakini bahwa pengerjaan proyek tersebut akan terus berjalan dengan baik karna selalu ada tim pendamping.

    Bahkan sebelum mulai, pihaknya juga sudah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat maupun pihak kantor yang ada di sebelahnya.

    “Insyaallah kita sudah mulai pekerjaan ini sesuai dengan prosedur dengan memperhatikan keselamatan dan kebersihan. Mungkin terjadi kebisingan debu segala macam, itu sudah menjadi bagian yang tidak bisa dihindari,” terangnya.

    Untuk meminimalisir terjadinya komplain dari masyarakat sekitar, pihaknya telah menerapkan protokol yang ketat dengan memastikan kendaraan pengangkut material untuk selalu membersihkan lumpur yang menempel pada roda kendaraan tersebut.

    “Jadi sebisa mungkin kita berusaha agar tidak mengganggu kenyamanan di sekitar proyek,” yakinnya.

    Dengan begitu ia berharap agar pengerjaan pembangunan perpustakaan modern itu bisa selesai sesuai dengan rencana.

    Sehingga nantinya masyarakat Lombok Timur akan merasa bangga karna memiliki perpustakaan modern dengan fasilitas lengkap.

    Ikuti kami di Google News

    Barbareto
    Barbareto
    Informatif dan Menginspirasi

    Latest articles

    spot_img

    Related articles